Cara Membedakan Murai Batu Jantan dan Betina, Bakalan dan Dewasa

Informasi akurat dunia burung terbaru 2017 kali ini berisi tentang Cara Membedakan Murai Batu Jantan dan Betina, Bakalan dan Dewasa. Selamat membaca ulasan dan terima kasih sudah setia bersama situs Portal Burung Indonesia.

Membedakan Murai Batu Jantan dan Betina – Jenis burung kicauan yang saat ini namanya sudah tak asing lagi bagi semua penghobi unggas gacoran ialah murai batu. Selain memiliki suara merdu dengan aneka ragam variasi gacor, burung ini juga mempunyai postur tubuh yang tegas. Tak hanya itu saja, burung berekor panjang ini memiliki kombinasi warna yang bulu menarik yaitu hitam mengkilap dan orange yang tajam. Unggas dengan suara yang variatif ini mampu menjadi maskot perlombaan gantangan. Hal ini bisa dilihat bahwa burung “premium” tersebut menjadi kelas lomba yang paling ditunggu. Dengan kenyataan tersebut, tak dapat diherankan jika harga semua jenis murai batu bisa dibandrol dengan nilai yang cukup tinggi. (Baca: Harga Murai Batu)

Cara Membedakan Murai Batu Jantan Betina

Murai Betina Trorolan (herryaceh – photobucket)

Bersamaan dengan meningkatnya popularitas murai batu di kalangan kicau mania, banyak dari penghobi burung yang masih belum tahu cara untuk membedakan jenis kelaminnya. Sebenarnya ada banyak metode yang bisa kita lakukan untuk membandingkan ciri antara kelamin murai batu. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mengetahui jenis kelamin burung tersebut adalah dengan mengamati suara dari ciri. Apabila suara murai batu terdengar lebih keras dan merdu, maka bisa diyakini burung tersebut berkelamin jantan. Sedangkan untuk murai batu betina, suaranya akan terdengar lebih pelan dengan sedikit variasi dan tidak terlalu merdu seperti suara si pejantan. (Simak: Suara Murai Batu)

Dalam membedakan murai batu jantan dan betina melalui suara memang harus dibutuhkan pengalaman dan ketelitian yang ekstra. Cara ini memang sudah banyak dibuktikan oleh beberapa penangkar murai yang sudah berpengalaman. Akan tetapi untuk penghobi kicau yang masih pemula, pastinya akan mengalami kesulitan ketika mencoba dengan cara tersebut. Bagi kicau mania yang masih bingung saat menentukan jenis kelamin melalui suara kicauanya, maka anda bisa menggunakan metode lain yang tentunya lebih mudah. Metode lain yang bisa kita lakukan untuk mengetahui kelamin murai adalah dengan perbandingan pada ciri fisik burung tersebut. Untuk lebih lengkapnya lagi, ada baiknya anda menyimak ringkasan dibawah ini.

Ciri Murai Batu Jantan Dewasa

  • Tubuh berukuran lebih besar
  • Warna hitam pada bulu lebih pekat dan mengkilap
  • Bulu coklat di dada terlihat lebih gelap
  • Ekor lebih panjang dengan bulu yang tebal
  • Ukuran kepala lebih besar
  • Posisi mata terlihat menonjol keluar
  • Paruh lebih panjang dan tebal
  • Kakinya tebal, panjang dan kokoh
  • Pubis atau Supit urang akan terasa lebih kaku jika diraba
  • Suara kicaunya lebih keras dan variatif.

Ciri Murai Batu Betina Dewasa

  • Ukuran tubuhnya lebih kecil
  • Bulu yang berwarna hitam terlihat kusam atau keabu-abuan dan tidak mengkilap
  • Bulu di bagian dada berwarna coklat muda
  • Warna bulu putih yang terdapat di bagian punggung terlihat lebih kecil / menyempit
  • Ekor relatif lebih kecil dan pendek
  • Ukuran kepala lebih kecil
  • Posisi mata tidak terlalu menonjol keluar dibanding jantan
  • Secara umum paruhnya lebih kecil dan pendek
  • Ukuran kaki lebih pendek dan kecil dengan tulang yang tipis
  • Pubis atau supit udang akan terasa lunak dan renggang jika diraba
  • Cenderung Berkicau dengan suara lebih pelan dan monoton.

Ciri Murai Jantan Bakalan

  • Bodi tubuh terlihat lebih gemuk daripada betina
  • Paruhnya lebih panjang dan tebal
  • Kepala relatif lebih besar
  • Jemari kakinya lebih panjang kulit yang agak kasar
  • Saat berkicau terdapat jeda akan tetapi nadanya selalu berbeda.

Ciri Murai Betina Bakalan

  • Bodi tubuhnya ramping dan lebih kecil
  • Paruhnya bengkok / melengkung dan agak tipis
  • Ukuran kepala cenderung lebih kecil
  • Kulit kaki lebih halus dan jemarinya cenderung pendek
  • Suara kicaunya rapat tanpa jeda namun selalu dengan nada yang sama.

Ciri Murai Batu Jantan Trotolan

  • Kepal besar dan berbentuk persegi
  • Posisi mata terlihat sedikit menonjol keluar
  • Paruh relatif lebar
  • Bodi tubuh lebih besar dan panjang
  • Terdapat bintik-bintik berwarna coklat di bagian bulu sayap dan dada
  • Saat mengeluarkan suara terdengar dengan nada yang rendah (nge-bass).

Ciri Murai Batu Betina Trotolan

  • Ukuran kepala cenderung kecil dengan bentuk bundar
  • Mata tidak terlalu menonjol keluar dibandingkan jantan
  • Paruh lebih tipis dan terlihat lebih lancip jika diamati dari atas kepala
  • Tubuhnya kecil dan pendek
  • Terdapat bulu tipis yang panjang berwarna coklat bercampur putih di bagian dadanya
  • Suaranya terdengar dengan nada tinggi atau melengking (treble).

Setelah menyimak beberapa ringkasan yang telah saya sajikan diatas, pastinya sekarang anda sudah tahu bagaimana cara untuk membedakan jenis kelamin burung murai batu antara jantan dan betina. Apabila benar-benar ingin membeli burung ekor panjang ini, tidak ada salahnya mengajak seorang rekan yang sudah pengalaman. Selain lebih valid dalam menentukan jantan dan betina, tentunya orang yang sudah pengalaman juga akan tahu kualitas suara dari burung murai yang diinginkan.

Source:

perbedaan murai jantan dan betina, murai batu betina, murai betina, cara membedakan murai jantan dan betina, ciri murai betina, ciri murai jantan, perbedaan murai batu jantan dan betina, membedakan murai jantan dan betina, ciri ciri murai betina, cara membedakan murai batu jantan dan betina